Memilih Konsultan IPAL yang Tepat

    Keberhasilan proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL)  bergantung, sedikit banyak, pada keahlian dan pengalaman dari orang yang dipilih untuk membantu merencanakan, men-desain dan mengawasi proyek. Kurangnya pengalaman menye-babkan pemilik proyek bingung mencari di mana dan  apa yang perlu dipertimbangkan sewaktu memilih konsultan.

    Kini tak perlu bingung lagi; ikuti langkah berikut ketika me-mulai proyek IPAL Anda.

1. Sadari tidak semua konsultan sama. Seperti halnya dokter dan profesional lainnya, konsultan memiliki bakat, minat, pe-latihan, pengalaman, dan keahlian yang berbeda-beda.  Pimpinan proyek sebaiknya memilih konsultan berdasarkan beberapa faktor, termasuk di antaranya pengalaman dan keberhasilan mereka pada proyek yang serupa.

2. Sediakan waktu. Menseleksi proposal, mewawancarai  kan-didat, dan mencek referensi merupakan tugas yang memakan waktu, namun perlu agar proyek berjalan dengan sukses. Waktu ekstra yang dihabiskan dapat dibenarkan sewaktu Anda mempertimbangkan usia IPAL yang 20 hingga 30 tahun, bahkan lebih.

3. Kumpukan informasi. Tugas pertama pimpinan proyek ada-lah mencari tahu mengenai tujuan proyek dan pilihan yang tersedia. Adalah juga penting untuk meminta masukan dari staf teknik dan pemangku kepentingan lainnya.

4. Perhitungkan biaya. Sebelum meminta proposal, pemilik proyek perlu tahu berapa biaya yang mampu ditanggung. Biaya-biaya tersebut termasuk biaya operasional, biaya perawatan, gaji operator dan sebagainya.

5. Sepakati peran konsultan.  Sesudah sasaran proyek ditentu-kan, pimpinan proyek sebaiknya merumuskan layanan apa yang diharapkannya dari konsultan.

6. Tentukan finalis. Sewaktu proses seleksi selesai, pimpinan proyek sebaiknya menyempitkan pilihan menjadi tiga kandidat. Memilih lebih dari tiga finalis dapat membuat proses menjadi panjang dan lama karena waktu yang diperlukan untuk me-wancarai, mencek referensi dan menyiapkan presentasi atau pitching.

7. Cek track record finalis. Cara terbaik untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan kandidat adalah dengan mencek atau mewancarai referensi yang diberikan. Beberapa me-nyarankan untuk mengunjungi proyek yang tengah atau baru selesai dikerjakan kandidat sehingga Anda berkesempatan untuk melihat-lihat sistem atau bertanya.

8. Negosiasikan harga. Banyak pimpinan proyek merasa perlu mempertimbangkan faktor harga sewaktu memilih konsultan. Sementara kerap penting, kebanyakan sepakat harga sebaiknya jangan menjadi faktor yang paling menentukan.

    Akhirnya,  Anda perlu tetap ingat bahwa itu proyek Anda. Merencanakan sebuah proyek IPAL mirip halnya dengan membeli mobil atau rumah. Anda tidak akan melakukannya  tanpa terlebih dulu tahu apa yang Anda inginkan, berapa kemampuan Anda, dan pilihan apa yang tersedia. Anda pun tidak akan meminta seorang yang baru Anda kenal untuk memilihkan mobil atau rumah untuk Anda dan berharap pilihannya itu memuaskan Anda. (dhf)

 

Kucing dalam karung

Jangan membeli  kucing  dalam karung.

Tak perlu bingung lagi, ikuti langkah praktis berikut.

Tgl: 08/11/2011

Best viewed with Mozilla Firefox. Developed by dhf43@hotmail.com

Artikel

Surya Pratama Gemilang